Syarat dan Ketentuan

  1. Barang Yang Akan Dikirim Di Packing dengan Baik dan Rapih Serta Sesuai Dengan Standar Packing Barang yang Sesuai dengan Jenis Barangnya, Seperti :
  1. Bila isi Barangnya Pakaian dan Sejenisnya, Garment, atau Textile agar di Double dengan Plastik didalam Barangnya, setelah itu di Packing Dengan Karung dan dijahit dengan Rapih karung tersebut.
  2. Bila Barangnya Sepatu, Casing Hand Phone, Tas, Hand Bag, Gantungan Baju dan Aksesoris Sejenisnya, Agar di Packing dengan Bubble Warp Pada Barangnya, Pada Packing Luarnya dengan Kardus dan di Lakban Rapi Serta di Packing Karung dan Dijahit dengan Rapih.
  3. Untuk Barang Pecah Belah dan Spare Part, Pada Packing Barang nya di Lapis Dengan Bubble Wrap serta di lapisi karung dan pada Packing Luarnya menggunakan Packing kayu, dan sudut atau siku pada packing kayu di buat tidak tajam sudutnya, dengan di double kardus pada siku atau sudut-sudutnya dan dilakban dengan Rapih dan di tempel sticker Fragile.
 
2. Melampirkan Surat Jalan Yang Sudah Di isi Lengkap :
  1. Nama Pengirim atau Toko Pengirim
  2. Nomor Telpon Pengirim Wajib Dicantumkan
  3. Alamat Pengirim Wajib Mencantumkan Kode Pos, Kecamatan,Kelurahan dan Provinsi (Minimal Ada Salah Satunya)
  4. Nama Penerima atau Toko Penerima
  5. Nomor Telpon Penerima Wajib Dicantumkan
  6. Alamat Penerima Wajib Mencantumkan Kode Pos, Kecamatan,Kelurahan dan Provinsi (Minimal Ada Salah Satunya)
 
3. SPB Yang Sudah Terbit Wajib Di Tanda Tangani Oleh Pengirim Di Kolom Pengirim.
4. Untuk Kiriman Barang yang ukurannya lebih Besar dan Lebih Ringan dari Berat Aktual atau Berat Barang yang Sebenarnya, akan di kenakan Dimensi/Volume dengan Hitungan Sebagai Berikut:
  1. Bila Barang Kiriman Udara Hitungan Dimensi/Volumenya (P (Panjang) x L (Lebar) x T (Tinggi) : Rp.6.000) hasilnya Menjadi acuan Berat Barang tersebut. Contohnya Bila Berat Barangnya 20kg dan Bentuk Barangnya Besar Maka Dimensi/Volume dihitung, Panjang Barang 50 Cm, Lebarnya 70 Cm, Tingginya 70 Cm Maka Hitungannya 50 X 70 X 70 : 6.000 hasilnya 41 kg, Karena Berat Dimensi/Volumenya Lebih Besar dari Berat Aktual Barangnya Maka yang dijadikan Acuan Adalah Berat Dimensi/Volumenya.
  2. Untuk Barang Kiriman Darat Hitungan Dimensi/Volumenya (P x L x T : Rp.4.000) hasilnya Menjadi acuan Berat Barang tersebut. Contohnya Bila Berat Barangnya 20kg dan Bentuk Barangnya Besar Maka Dimensi/Volume dihitung, Panjang Barang 50 Cm, Lebarnya 70 Cm, Tingginya 70 Cm Maka Hitungannya 50 X 70 X 70 : 4.000 hasilnya 61 kg, Karena Berat Dimensi/Volumenya Lebih Besar dari Berat Aktual Barangnya Maka yang dijadikan Acuan Adalah Berat Dimensi/Volumenya.
5. Pegasus Tidak Menerima dan Menangani Barang – Barang Dangerous Goods (Barang Berbahaya) dan Barang – Barang Special Cargo (Barang Yang Butuh Penanganan Khusus) Antara Lain :
  • DANGEROUS GOODS (Barang Berbahaya)
  1. BAHAN PELEDAK ( EXPLOSIVES) 
     Adalah Barang atau Bahan Yang Mudah Meledak Contohnya: Dinamit, TNT, Nitrogliserin, Amunisi, Kembang Api, Peluru Dan Lain – Lain Sejenisnya.
  2. BAHAN GAS ( GASES) 
     Adalah Semua Bahan Gas Termasuk Gas Yang Telah Di Kompresi, Baik itu Gas Mudah Terbakar, Gas Tidak Mudah Terbakar (Telah Dikompresi), Gas Beracun Contohnya: Acetylene, Hydrogen, Propane, Nitrogen, Neon, Carbon Dioxide, Fluorine, Chlorine, Hydrogen Cyanide, Aerosol.
  3. BAHAN CAIR MUDAH TERBAKAR ( FLAMMABLE LIQUIDS) 
     Adalah Benda Cair Yang Mudah Terbakar Dibawah Suhu 35 Derajat Celcius dan Tekanan dibawah 101.3 kPa Contohnya: Diethyl Ether, Carbon Disulfide, Gasoline (Bensin), Acetone, Kerosene, Paraffin, Diesel (Solar).
  4. BAHAN PADAT MUDAH TERBAKAR (FLAMMABLE SOLIDS) 
     Adalah Bahan Padat Yang Mudah Terbakar Akibat Gesekan. Contohnya: Korek Api, Phospor, Kalsium Karbid, Magnesium, Sodium, Potassium.
  5. BAHAN RENTAN OKSIDASI 
     Adalah Bahan yang Bila Terkena Oksigen Mempunyai Daya Rusak Contohnya: Kalsium Klorat, Ammonium Nitrate, Hydrogen Peroxide, Potassium Permanganate, Benzoyl Peroxide, Organic Peroxides.
  6. BAHAN BERACUN DAN MENULAR
     
    adalah zat padat atau cair yang bila di hirup atau di telan akan menyebabkan kematian. Berupa barang-barang yang mengandung racun yang merupakan bahan dan formulasi yang dapat menyebabkan kerusakan kesehatan akut atau kronis dan bahkan kematianpada konsentrasi sangat rendah jika masuk ke tubuh melalui inalasi melalui mulut (ingestion), atau kontak dengan kulit. Contohnya: Kalium Sianida, Hydrogen Sulfida, Nitrobenzenedan Atripin
  7. BAHAN RADIOAKTIF
     
    bahan atau barang atau benda yang memancarkan sinar radiasi sehingga membahayakan bagi manusia, hewan, dan barang Contohnya: Uranium, Plutonium.
  8. BAHAN KOROSIF
     Adalah Zat yang dapat melarutkan jaringan organik atau menimbulkan korosi (karat) pada bahan yang dapat merusak jaringan kulit atau mempunyai tingkat korosif yang tinggi. Contohnya: Asam Sulfat, Asam Klorida, Alkali-Kalium Hidroksida, Mercury, Battery Acids.
  9. BAHAN ATAU BARANG LAINNYA YANG DIANGGAP BERBAHAYA
     
    Barang atau Benda Benda Lainnya Yang Dianggap Dapat Membahayakan Serta Dapat Menimbulkan Resiko Terhadap Manusia, Pesawat Apabila Tidak Ditangani dengan Baik dan Benar.
  • SPECIAL CARGO ( Barang yang Butuh Penanganan Khusus)
  1. LIVE ANIMAL ( Binatang Hidup).
  2. HUMAN REMAIN ( Jenazah dan Abu Jenazah).
  3. PERISHABLE GOODS (Barang yang Mudah Sekali Rusak, Hancur Atau Busuk).
  4. VALUABLE GOODS ( Barang yang Nilainya Tinggi atau Berharga Seperti Emas, Intan Berlian, Dan Sejenisnya.
  5. STRONGLY SMELLING GOODS ( Barang yang berbau atau wangi yang tajam serta menyengat).
  6. LIVE HUMAN ORGAN ( Barang yang Meliputi Organ Tubuh Manusia yang Masih Berfungsi ).
  7. HEAVY CARGO ( Barang Berat yang Melebihi Berat Maximum kiriman ).
  8. BARANG SUBVERSIF ( Barang atau Benda yang di larang Oleh Pemerintah ). 
6. Untuk Barang – Barang yang tidak bisa dikirim, Namun tetap di kirim Melalui Pegasus dan Barang tersebut baru diketahui di Bandara saat Masuk Gudang Bandara (Ketahuan X-Ray), Maka Barang dikembalikan dan tetap dikenakan biaya kirim 30% dari nilai total SPB pengiriman ditambah biaya Rp. 1.500/kg.

7. Untuk Barang – Barang yang Tidak sesuai dengan Standar Packing Yang Telah di tetapkan Oleh Pegasus, Maka tidak bisa dilakukan Klaim atau Penggantian Bila Terjadi Kerusakan ataupun kehilangan dari Pegasus, Untuk Standart Packing Barang adalah :

  1. Bila isi Barangnya Pakaian dan Sejenisnya Garment atau Textile agar di Double dengan Plastik didalam Barangnya, setelah itu di Packing Dengan Karung dan dijahit dengan Rapih karung tersebut.
  2. Bila Barangnya Sepatu, Casing Hand Phone, Tas, Hand Bag, Gantungan Baju dan Aksesoris Sejenisnya, Agar di Packing dengan Bubble Warp Pada Barangnya, Pada Packing Luarnya dengan Kardus dan di Lakban Rapi Serta di Packing Karung dan Dijahit dengan Rapih.
  3. Untuk Barang Pecah Belah dan Spare Part, Pada Packing Barang nya dilapis Dengan Bubble Wrap serta di lapisi karung dan pada Packing Luarnya menggunakan Packing kayu, dan sudut atau siku pada packing kayu dibuat tidak tajam sudutnya, dengan di double kardus pada siku atau sudut-sudutnya dan dilakban dengan Rapih dan di tempel sticker Fragile.
 
8. Minimum Kiriman Udara untuk Semua Kota Tujuan, Per Satu Barang Adalah 2 kg dan Maksimum KG nya adalah 50 kg Per satu Barang.
9. Minimum Kiriman Trucking untuk Semua Kota Tujuan Jawa Tengah, Per Satu Barang Adalah 50 kg dan Maksimum KG nya adalah 150 kg Per satu Barang.
10. Minimum Kiriman Trucking untuk Semua Kota Tujuan Sumatra, Per Satu Barang Adalah 10 kg dan Maksimum KG nya adalah 150 kg Per satu Barang.